Thursday, February 16, 2017

tips biar cepet naik gaji

Tips biar cepet naik gaji
  


Dalam bekerja kebanyakan orang  Cuma terfokus akan gaji/upah,berapa gaji/upah yang akan dia terima.baru mendengar bahwa gajinya kecil udah loyo duluan,terus cenderung malas..Emang sih Realistis.namanya juga hidup,apalagi jaman sekarang,cabai aja menembus angka 140.000/kg.(gur prawan sing murah xixixixix)
Tapi alangkah baiknya dalam bekerja kita itu nggak selalu terfokus soal gaji dulu,.yang harus kita utamakan dulu yaitu Etos kerja kita,kontribusi kita di mana kita bekerja,bagaimana kita bertanggung jawab akan kerjaan kita,kedisiplinan kita,kemauan untuk meningkatkan ketrampilan kerja kita.
Yang pertama kamu bisa berkontribusi di manapun kamu bekerja dengan berbagai cara,umpamanya:bagaimana caranya untuk memajukan,mengembangkan usaha bos kamu,atau sekedar gagasan/ide saja tentunya sudah di apresiasi oleh atasan kamu.Berfikirlah seakan-akan itu usaha kamu sendiri.
Yang kedua kamu bertanggung jawab akan pekerjaan kamu,.Jangan suka berfikir: Ah biarin besok aja,,Ah biarin temen yang selesein..itu namanya nggak bertanggung jawab..umpamanya klien minta  kerjaan kamu selesai tanggal sekian,ya tentunya kamu harus berusaha menyelesaikan sebelum batas waktu  yang di tentukan,jangan sampai klien/pelanggan kecewa,akibatnya atasan/bos  juga kecewa sama kamu,dan pastinya bisa berakibat  sama soal kenaikan gaji kamu nanti..mulailah berfikir:bahwa kalau bukan kamu yang selesein nggak bakalan selesai itu kerjaan.
Yang ketiga tentunya kedisiplinan sangat penting,rajin,tepat waktu.banyak sekali sekarang ini orang kerja cenderung nggak rajin,nggak tepat waktu,banyak faktor yang mempengaruhinya,contohnya hp,gara-gara main hp seringkali lupa waktu hingga males mau ngapa-ngapain aja.
Selanjutnya ada kemauan untuk meningkatkan ketrampilan kerja,,selalu belajar dan belajarlah,gunakan kecerdasan kamu untuk melakukan seperti yang temen kamu lakukan,kalau perlu buat dirimu lebih terampil/hebat dari dia,atau seenggak-enggaknya kamu berfikir kalau temen kamu aja bisa kenapa kamu enggak.
 Kalau semua di atas sudah kamu jalanin niscaya gaji kamu cepat naik..tapi kalau semua sudah kamu jalanin tapi gaji kamu tetep gak cepet naik berarti masalahnya ada di bos kamu,.ya mending berhenti kerja ( ngewangi gawe boto,,menek klopo nyeblok bongko gerrrrrr,,jare eni sagita lho )
Mulai tata hidup kamu,raih masa depan kamu,bawa hidup kamu ke kehidupan yang lebih baik dari sekarang,buatlah semangat kerja kamu dengan membayangkan masa depan yang penuh kebahagiaan.
Ingat,,berdoa saja nggak cukup,harus di barengi dengan usaha,Memang Tuhan sudah membagi-bagi rizkinya sendiri-sendiri,tapi rizki nggak semerta-merta datang sendiri ( MAK BRUK PETHUTHUK ) Tapi kita harus berusaha ngambil jatah rizki itu sendiri.

Bagaimana caramu berusaha..???????? Nek ra dong takono mbah pupon.wkwkwk.

Wednesday, February 15, 2017

Pesta pernikahan

  


   Sekedar curhatan tentang pesta pernikahan.
Bagi saya nikah itu yang penting  (Ijab kobul).Soal pestanya itu nomor sekian..kenapa saya bilang begini,

Karna di banyak kasus yang saya temui,para orang tua justru menginginkan pernikahan putra-putri mereka  di adakan pesta (di ewuhi) istilah gunungkidul,dan alasanya beragam,,ada yang sengaja pengen ngadain pesta karna ini nikahan anak terakhir mereka,ada yang bilang selama ini dia Cuma di
undang orang tapi belum pernah mengundang,bahasa kasarnya ( sering njagong rung pernah ngunduh).dan banyak lagi alasanya..Secara tekhnis gak apa-apa juga sih,.Tapi coba di pikir, ngadain pesta Cuma modal nekat,kenapa saya bilang modal nekat,,biaya pesta gak ada,terus di percayakan ke orang yang punya modal dulu,contohnya warung –warung setempat untuk memenuhi kebutuhan pestanya,dengan harapan bisa balik modal terus buat ganti nanti..Ya iya kalau balik modal,coba kalau tekor,alias pendapatan dari orang yang njagong lebih kecil dari pengeluaran buat pesta,dan kasus seperti ini sangat sering terjadi,,bahkan ada lho yang sampai jual tanah buat nutup kerugian,terkadang saya gak habis pikir dengan sudut pandang mereka.Dan tragisnya lagi,sang anak yang waktu nikahnya di rayain dengan pesta,dan gak jarang minta di adain pesta besar,gak mau tau tentang kerugian sang orang tua..makanya waktu saya mau nikah saya wanti-wanti ke calon istri saya dulu,kalau saya  gak mau di adain pesta,kalau nekat ada pesta mending gak jadi nikah,dan ini nyata,,bukan apa-apa,saya Cuma takut kejadian seperti di atas terjadi sama saya atau keluarga calon istri saya. Karena sepengetahuan saya,pestanya orang kecil seperti saya beda sama pestanya orang menengah ke atas,.kalau orang kecil ngadain pesta,orang besar nyantai aja ngasih amplop yang isinya kecil,(nggak semua sih)tapi kalau orang gedean yang pesta,orang kecil bakalan nggak enak kalau gasih amplop yang isinya kecil..Kata yang survey lho……

Tuesday, February 14, 2017

Kasihan warga Gunungkidul


Kasihan warga gunungkidul.
Semoga selalu di lindungi yang Maha Kuasa..Amiin




Selasa, 14 Februari 2017 - 13:07:16 | fajar-risdiyanta / Sorot Gunungkidul
Belasan Bencana Tanah Longsor dan Pohon Tumbang di Awal Februari, Kerugian Capai Belasan Juta


Salah satu kejadian tanah longsor yang terjadi di Gedangsari (Foto doc sorot)
Wonosari,(sorotgunungkidul.com)--Awal bulan Februari 2017 ini bisa disebut sebagai mimpi buruk bagi warga Gunungkidul khususnya yang tinggal di kawasan rawan bencana. Cuaca ekstrim yang terjadi pada kurun waktu ini di Kabupaten Gunungkidul mengakibatkan serentetan bencana alam terjadi.
Dari data yang masuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, 9 titik tertimpa bencana alam dalam 2 minggu terakhir. Pohon tumbang akibat angin kencang dan tanah longsor menjadi 2 jenis bencana yang paling banyak terjadi.



"Untuk bencana tanah longsor terjadi di 12 titik, yakni di Desa Banyusoca, Kecamatan Playen ada 1 kejadian; di Desa Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari ada 2 kejadian; Desa Tegalrejo, Kecamatan Semin terdapat 3 kejadian; Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar ada 2 kejadian dan Kecamatan Ponjong ada 1 kejadian," papar Anggota Pusdalops BPBD Kabupaten Gunungkidul Didit, Selasa (14/02/2017) siang.

Ia melanjutkan, selain tanah longsor di lokasi rawan bencana, di awal Februari ini, sejumlah wilayah Gunungkidul juga diwarnai peristiwa pohon tumbang. Agak berbeda, bencana semacam ini terjadi hampir merata di beberapa titik. Sebanyak 8 peristiwa pohon tumbang terjadi di Kecamatan Ngawen 1 kejadian; Kecamatan Semanu 1 kejadian; Kecamatan Girisubo 1; Kecamatan Gedangsari 1 peristiwa; Kecamatan Karangmojo 1 kejadian; Kecamatan Paliyan 1 kejadian dan Kecamatan Wonosari terjadi 2 peristiwa.

"Untuk kerugian materiil baik tanah longsor maupun pohon tumbang tersebut hampir mencapai belasan juta rupiah, korban jiwa tidak ada. Cuaca ekstrim tersebut diperkirakan akan terjadi sampai bulan Maret 2017 mendatang," urainya.

Sunday, February 12, 2017

Salah itu muncul karena kita bertindak


Semua orang pasti pernah merasa bersalah. Naif, jika ada orang yang mengatakan tak pernah bersalah sepanjang hidupnya.  
Bahkan Nabi pun pernah berbuat salah. Suatu ketika, Nabi kedatangan seorang sahabat yang buta, Abdullan bin Ummi Maktum, yang meminta diajari ilmu agama, padahal saat itu Rasulullah sedang menerima tamu para pembesar Quraisy. Nabi pun seketika
berpaling dan bermuka masam. Lalu Allah menegurnya dengan turunnya firman dalam Al-Qur’an Surat ‘Abasa. Bedanya, Nabi bersalah, dia akan langsung diluruskan oleh-Nya. Itulah mengapa Rasulullah bersifat maksum, terhindar dari kesalahan. Berbeda dengan manusia biasa yang pada dasarnya memang mahallul khotto' wa nisyan, tempatnya salah dan lupa.

Kata orang bijak, salah itu bisa muncul karena kita bertindak. Banyak bertindak, banyak salah. Sedikit bertindak, sedikit salah. Tidak bertindak, tidak salah! Saya pikir logika itu masuk akal, ya? Si A mengerjakan sepuluh soal ujian dan salahnya tiga, nilainya 70. Si B mengerjakan 100 soal dan salah 15, nilainya 85. Bandingkan, lebih banyak mana kesalahan yang dilakukan oleh si A dengan si B. Lebih banyak si B, tetapi nilainya jelas tinggi si B.

Dalam mengeja kehidupan, jangan pernah takut berbuat salah. Untuk menjadi benar, seringkali kita memang harus melakukan serangkaian kesalahan. Tak ada orang yang begitu lahir langsung bisa naik sepeda. Dia harus mengalami jatuh bangun terlebih dahulu untuk bisa menguasai kendaraan roda dua itu. Untuk bisa menjadi pengusaha sukses, sangat jarang orang melewati track yang mulus-mulus saja. Pasti ada fase-fase di mana mereka justru melangkah di jalan yang salah.

Apa yang harus kita lakukan saat kita merasa bersalah?
Kita harus jujur kepada diri sendiri, bahwa kita memang bersalah. Jangan membuat legitimasi-legitimasi, pembenaran, apalagi mencari dukungan atau membanding-bandingkan dengan orang-orang yang sama-sama pernah melakukan kesalahan seperti yang kita lakukan. Misalnya, suatu saat anak kita mendadak menurun prestasinya karena kita tak sempat membersamainya. Tak perlu kita mencari-cari alasan, “Kan saya sibuk, kan sibuknya untuk umat dll.” Juga tak perlu melihat kondisi yang lebih parah dari kita, “Tuh, rata-rata wanita karir memang anaknya banyak yang prestasinya jeblok.”

Setelah jujur kepada diri sendiri, mari kita belajar mengakui kesalahan kita, terutama jika kesalahan itu berhubungan dengan pihak lain. Misalnya, suatu saat kita menyakiti sahabat kita. Katakan dengan jujur kepadanya, bahwa saya salah.

Meminta maaf
Tentu ini hal yang sangat penting. Tak perlu merasa gengsi. Bahkan meminta maaf pun tetap bisa kita lakukan saat kita merasa tak bersalah.

Jika kesalahan kita merugikan, maka kita harus dengan legowo memberikan ganti rugi. Kalau kerugiannya bersifat non material, seperti sakit hati dan sebagainya, saya anjurkan kita meminta dia menghukum kita. Misalnya, “Aku tahu, kamu sakit hati. Saya sudah mengaku salah dan minta maaf, saya siap dihukum olehmu.”

Jangan ulangi! Keledai pun tak akan dua kali terjatuh di lubang yang sama. Tetapi, terkadang manusia lebih buruk dari keledai. Tak hanya sekali dua kali, tetapi berulang-ulang kali, bahkan menjadi kebiasaan. Memang sulit mengubah kebiasaan, karena yang namanya kebiasaan biasanya telah tertancap di alam bawah sadar. Tetapi, dengan kesadaran penuh, dengan semangat berubah, dan usaha keras untuk berubah, insya Allah karakter buruk yang melekat pada kita akan tereliminasi.

Evaluasi. Meski mungkin kesalahan itu tidak berhubungan dengan orang lain, tetap kita tak boleh menyepelekannya. Kita harus mengevaluasi, mengapa aku bisa berbuat salah. Nanti setelah melihat titik kesalahan itu, jangan takut untuk mengulangnya dan kembali melakukan kesalahan di bidang lain.

Tips menyembuhkan diri dari rasa minder



Menurut Maxwell Maltz, M.D. F.I.C.S, penulis buku Psycho-Cybernetics, setidaknya 95% orang di dunia ini kehidupannya diwarnai dengan perasaan rendah diri hingga tingkatan tertentu. Dan bagi jutaan orang, rasa rendah diri yang sama ini menjadi penghambat serius terhadap sukses serta kebahagiaan mereka.
Mungkin, sebagai remaja kamu juga pernah mengalami apa yang disebut
dengan Inferiority Complex, masalah rendah diri dan suka membandingkan diri dengan orang lain. Dalam masa transisi, wajar saja jika hal ini terjadi padamu. Tiap orang pada suatu masa dalam hidupnya juga pernah mengalaminya. Namun, Inferiority Complex ini bisa berakibat serius jika tidak ditangani dengan baik. Kabar baiknya, setiap orang terlepas dari siapa dia dan bagaimana latar belakangnya ternyata bisa meningkatkan rasa percaya diri jika mereka bersedia mengubah dirinya untuk itu!

Jika kamu termasuk di antara 95% warga dunia yang disebut Mr. Maltz tadi, berarti kamu nggak sendiri dong. Masalah Inferiority Complex ini ternyata memang menjangkiti warga dunia. Tapi jika kita tahu triknya, kita bisa kok mengatasinya dan mengubah perasaan inferior kita jadi sebuah kekuatan ekstra untuk melangkah lebih jauh dalam perjalanan hidup kita..

Tips Menyembuhkan Diri dari Inferiority Complex :
Jangan pernah membandingkan diri dengan orang lain!
Kita akan selalu memiliki sisi yang lebih lemah dibandingkan orang lain. Jika kamu ingin menguasai banyak hal sekaligus (sebagai akibat membandingkan diri dengan orang lain), mungkin kamu takkan pernah berhasil dalam bidang apapun. Einstein mungkin ahli dalam hal matematika. Tapi kita tak pernah mendengarnya menciptakan lagu atau merancang busana, bukan? Dan sang professor sendiri tak pernah mempersoalkan kemampuannya dalam bidang lainnya. Ada orang-orang yang terlahir dengan multi-talenta. Biarkan saja mereka. Jika kamu tidak, bukan berarti kamu punya alasan untuk merasa inferior. Kamu selalu punya kekuatan, potensi dan talenta dalam dirimu untuk meraih impianmu, entah dalam hal apa yang kamu sukai. Hanya ada satu kamu di dunia ini dan berbanggalah karena itu. Jika kamu tidak menjadi dirimu, lalu siapa yang akan menjadi kamu?
Fokus saja pada kelebihanmu
Ada orang-orang yang ingin menguasai semua bidang. Seni, matematika, bahasa, olahraga, IT.., yeah, itu hak mereka. Tidak pernah salah untuk mempelajari hal-hal baru dalam hidup selama kita memiliki kesempatan untuk itu. Tapi dengan demikian, kita melupakan kekuatan dari fokus. Bukankah lebih baik kita berhasil dalam satu bidang tertentu ketimbang bisa melakukan banyak hal namun tidak punya keahlian khusus dalam salah satu bidang?

Jika kamu mahir dalam bidang IT, jangan cemas jika kamu lemah dalam bidang olahraga. Jika kamu ahli dalam sastra, jangan persoalkan jika kamu kurang mahir dalam menghitung rumus. Tiap kita dilahirkan dengan tas perlengkapan kita sendiri yang disebut sebagai bakat atau 'genius' kita. Memikirkan kelemahan kita hanya akan membuang waktu dan energi untuk sesuatu yang seharusnya bisa lebih berguna!
Lupakan!
Konon, salah satu ciri-ciri terpenting dari pemain rugby yang benar-benar hebat adalah 'ingatan yang luar biasa pendek'. Maksudnya adalah kemampuan sang pemain untuk seketika itu juga melupakan kegagalannya agar dapat fokus pada target - keberhasilannya menangkap lemparan bola lain kalinya. Kita semua pernah gagal di masa lalu. Kita pernah berbuat salah dan melakukan pelanggaran. Kita pernah disakiti, dikhianati dan mengalami banyak perasaan buruk lainnya. Mengkritik diri sendiri atas kesalahan dan kekeliruan di masa lalu tidaklah membantu, justru malah cenderung mengubah perilaku yang ingin kita ubah. Hentikan bayang-bayang dari masa lalu. Arahkan pandangan ke depan dan mulailah lembaran baru dalam hidup. Jangan biarkan kegagalan dari masa lalu membebani dan menghantuimu. Jika bukan kamu sendiri yang menentukan perasaanmu, maka orang lain akan mengambil kendalinya!
Lakukan hal-hal yang kamu suka
Melakukan hal-hal yang kita sukai akan meningkatkan rasa percaya diri kita. Kenapa? Karena kita akan berusaha untuk menguasai hal itu dan menjadi mahir karenanya. Jika kamu suka menulis, menulislah. Jika kamu suka menggambar, menggambarlah. Jika kamu suka menari, menarilah. Menurut Brian Tracy, tidak ada orang yang lebih hebat dari kita (jika kita mau berusaha). Jadilah yang terbaik dalam bidangmu!
Berpura-puralah!
Tahukah kamu bahwa berpura-pura percaya diri bisa meningkatkan rasa percaya dirimu? Itu terjadi karena otak kita tidak punya penilaian moral. Seperti komputer, ia hanya bekerja sesuai dengan data yang dimasukkan ke dalamnya. Jika kamu memasukkan banyak data yang positif (bahkan walaupun itu hanya sesuatu yang pura-pura), tepat seperti itulah ia akan merespons. Demikian juga halnya jika kamu memasukkan data-data yang negatif. Nggak heran kamu bisa BT sepanjang hari hanya karena sesuatu yang salah di pagi hari..
Olah rasa sakitmu!
Konon, rasa sakit dapat berfungsi sebagai motivator yang paling baik. Mungkin kamu pernah dipandang sebelah mata oleh orang lain. Direndahkan, dianggap nggak becus, nggak dipercaya, dan sebagainya. Jangan bersedih hati dan menyesali nasib karenanya. Gunakan rasa sakit sebagai pendorong utamamu membuktikan pada dunia bahwa mereka salah. Bahwa kamu tidaklah seperti yang orang lain katakan. Kamu punya kualitas yang lebih baik dari yang mereka sangka selama ini. Jika kamu hanya diam, mereka akan menatapmu dan beranggapan bahwa mereka benar. Jangan hanya diam, bertindaklah, lakukan sesuatu. Kejar impianmu. Kamu belum benar-benar gagal hingga kamu sendiri yang menyerah dan mengaku kalah! Selama kamu masih berjuang, kamu sedang dalam perjalanan untuk kesuksesanmu!
Lakukan yang terbaik
Berusaha melakukan yang terbaik akan membuat kita tenang dan lebih PD. Ingatkah kamu saat kamu mengerjakan PRmu dengan baik? Ketika kamu tiba lebih awal di sekolah dan tidak terlambat? Ketika kamu berhasil menyelesaikan tugas-tugas sekolahmu tepat pada waktunya? Kamu akan merasa jauh lebih tenang, dan lebih percaya diri. Jika belum, mungkin ini layak dicoba! *smile*.
Terhubung dengan Kekuatan Illahi
Menurut penelitian, orang-orang yang banyak menghabiskan waktu untuk berdoa atau bermeditasi akan merasa jauh lebih tenang. Tentu saja! Dengan siapa kita bergaul mempengaruhi kepribadian kita. Seperti yang saya katakan (tuliskan?) berulang kali, Tuhan yang menciptakanmu tak pernah menciptakan seseorang sebagai bahan eksperimen. Jadi jika kamu lahir ke dunia ini, maka kamu adalah bukti nyata kasihNya. Kamu adalah masterpieceNya. Hanya dengan menyadari hal ini seharusnya bisa membuatmu merasa lebih percaya diri. Jika belum, mungkin kamu perlu lebih lagi terhubung dengan Kekuatan Illahi..

Pernahkah kamu mendengar kalimat berikut ini?
Mintalah, maka akan diberikan kepadamu;
Carilah maka kamu akan mendapat;
Ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu..

Hidup mungkin tidak membayarmu setiap bulan atau setiap tahun seperti seorang boss, tapi hidup akan memberikanmu upah pada waktunya..

Friday, February 10, 2017

Dengan bersyukur hidup jadi indah















 Sesungguhnya manusia tak lepas dari yang namanya masalah di dalam kehidupan sehari-hari. Tapi Ini merupakan ujian yang diberikan oleh Tuhan untuk melihat apakah umatNya benar-benar mampu untuk naik kelas menuju kehidupan yang lebih baik atau tidak. Seringkali orang akan banyak mengeluh jika memiliki masalah,dan itu manusiawi. Sebenarnya mengeluh ini tidak akan menyelesaikan masalah yang ada. Mengeluh hanya akan membuat Anda
tidak mensyukuri hidup yang sangat indah ini.

Ketika diterpa sebuah masalah hendaknya manusia tetap bersabar. Ini adalah hal pertama yang harus dilakukan. Emosi tidak akan bisa menyelesaikan masalah. Terimalah persoalan yang menerpa dengan sabar dan juga hati yang dingin. Semua permasalahan pasti ada solusinya.

Setelah sabar langkah kedua adalah ikhlas. Segala sesuatunya terjadi karena ketetapan Tuhan. Dengan mengikhlaskan tentu hati akan menjadi lebih tenang dan bisa menghadapi hidup lebih baik lagi.walaupun tentunya teramat sangat sulit.

Setelah sabar dan juga ikhlas maka langkah terakhir adalah bersyukur. Apapun yang terjadi hendaknya kita selalu bersyukur pada Tuhan. Saat ditimpa masalah lihatlah sekeliling Anda. Masih sangat banyak orang yang lebih berat masalahnya daripada Anda. Tidak ada alasan untuk tidak bersyukur dalam hidup ini. Dengan bersyukur semua hal di dunia ini akan terasa lebih indah dan hidup akan selalu bahagia. Dengan bersyukur Tuhan akan melipatgandakan kenikmatan yang diberikannya bagi kita semua.Amin yaa Robbal Alamiin

Kecerdasan musikal















Musik adalah suatu karya seni dalam bentuk lagu atau komposisi musik, yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya melalui unsur-unsur musik: irama, melodi, harmoni, bentuk atau struktur lagu, dan ekspresi sebagai satu kesatuan.
Musik mempunyai peranan penting dalam kehidupan seseorang, selain dapat mengembangkan kreatifitas, musik juga dapat membantu perkembangan
individu, mengembangkan sensitivitas, membangun rasa keindahan, mengungkapkan ekspresi, memberikan tantangan, melatih disiplin dan mengenalkan sejarah budaya bangsa.
Kecerdasan musikal adalah kemampuan individu dalam menggubah lagu dan musik, bernyanyi dan bermain alat musik, dan dapat menghargai semua jenis musik, serta memiliki kepekaan yang kuat akan keserasian dan kesadaran universal tentang berbagai pola kehidupan.
Gardner dan banyak ilmuwan lainnya meyakini bahwa kecerdasan musikal adalah pusat pengalaman manusia dan merupakan awal dari munculnya kecerdasan individu. Kecerdasan musikal memiliki keterkaitan erat dengan jenis kecerdasan lainnya. Kita sering “merasakan” musik dengan tubuh kita melalui gerakan-gerakan tubuh yang sesuai dengan irama musik (kecerdasan kinestetik), misalnya: menggeleng-gelengkan kepala, menghentakan kaki, menepuk-nepuk paha, menari, berjoget dan aneka gerak tubuh lainnya. Kita juga sering “merasakan” musik dengan emosi kita, misalnya menangis, merinding, gembira, atau ekspresi emosi lainnya ketika mendengar musik tertentu yang sesuai (kecerdasan emosional). Gardner menjelaskan pula bahwa “Kemampuan bermusik berhubungan dengan memori suara. Sekian persen dari apa yang didengar seseorang akan masuk dalam alam bawah sadarnya dan menjadi bagian pokok dari daya ingatnya”. “If we can explain music, we may find the key for all human thought.”
Dengan kecerdasan musikal yang dimilikinya, seseorang dapat memperoleh berbagai manfaat, diantaranya:
  1. Memiliki pengetahuan bagaimana cara meredusir stress yang sedang dialaminya.
  2. Meningkatkan kemampuan kreativitas dirinya maupun orang lain.
  3. Menggali berbagai kemampuan terpendam untuk kepentingan belajarnya dan mengingat berbagai informasi tentang sesuatu: orang, tempat, benda dan sebagainya.
  4. Mengasah suasana hati untuk lebih mengoptimalkan keberadaan dirinya.
  5. Memiliki pengetahuan untuk memperdalam hubungan personalnya dengan orang lain.
Meski dalam ukuran dan bentuk yang berbeda, pada dasarnya setiap orang  memiliki potensi kecerdasan musikal. Oleh karena itu, pendidikan seni musik menjadi penting. Melalui pendidikan musik  yang tepat dan terarah akan membantu mengembangkan manusia menjadi lebih berbudaya, memiliki keseimbangan antara pikiran, perasaan dan perilakunya. Jika potensi kecerdasan ini tidak  mendapatkan penyaluran yang tepat,  melalui pendidikan yang tepat, maka yang dikhawatirkan adalah kebalikan dari hakikat musik itu sendiri. Bukannya menghasilkan manusia-manusia yang berbudaya, tetapi malah justru menghasilkan manusia-manusia yang menanggalkan nilai-nilai budayanya  sendiri, dengan menampilkan perilaku-perilaku “eksentrik”-nya yang kebablasan.

Mengejar kebahagiaan dunia dan akhirat


Tujuan hidup manusia sesungguhnya adalah untuk mengejar kehidupan akhirat yang kekal, bukan sekedar mengejar kehidupan duniawi. Ketika seseorang menjalankan hidup berdasarkan syarat agama, maka bukan tidak mungkin kebahagiaan dunia dan akhirat akan di dapatkan sekaligus.









SIAPA yang tidak ingin hidup bahagia di dunia? Seluruh manusia tentu sangat mendambakannya. Tetapi, sebagai Muslim, tentu saja tidak sekedar berharap bahagia di dunia, tetapi juga mulia di akhirat. Inilah harapan terdalam dari sanubari setiap insan beriman.
Akan tetapi, di era yang umat Islam
terhegemoni oleh peradaban materialisme, tidak sedikit dari kalangan umat Islam yang mengalami disorientasi, sehingga iman di dadanya tidak lebih dari sekedar penguatan ritual semata. Belum sampai pada penguatan iman yang sesungguhnya, yakni bagaimana sejatinya hidup di dunia ini yang sesuai dengan tuntunan-Nya.
Akibatnya jelas, perselisihan, pertengkaran dan permusuhan masih acapkali mewarnai kehidupan umat Islam sendiri. Bahkan tidak jarang terjadi di kalangan para pemimpin. Mungkin wajar dari sisi kemanusiaan, dimana manusia memang sering salah dan lupa. Tetapi sangat tidak relevan jika melihat secara mendalam bagaimana semestinya seorang Muslim hidup di dunia ini.
Jika memang sama-sama memiliki keinginan hidup bahagia di dunia dan mulia di akhirat, tidak mungkin seorang Muslim akan bertindak ceroboh atau gegabah dalam kehidupan sehari-harinya. Apalagi sampai melukai atau menjatuhkan orang lain dengan maksud-maksud yang tidak semestinya.
Apabila hal itu terjadi, maka bisa dipastikan bahwa dunia telah menjadi orientasi yang menjadikannya kehilangan kendali untuk mempersiapkan diri bagi kemuliaan hidupnya di akhirat. Dan, inilah sejatinya biang dari seorang Muslim tidak benar-benar mampu menampilkan imannya dalam konteks yang lebih nyata dalam pola pikir, tindak-tanduk ataupun perilakunya.
Boleh jadi masih mendirikan sholat, membaca kitab suci. Tetapi, orientasi yang mewarnai pemikiran dan rasa jiwanya tidak lebih dari sekedar urusan kesenangan dunia semata. Orang yang demikian, biasanya akan sangat mudah menjatuhkan vonis yang menyengsarakan bila ia pemimpin. Akan mudah memutus silaturrahim dan sangat gemar membicarakan kekurangan saudara seimannya.
Jika ini terjadi pada diri seorang Muslim, bukankah ini akan menciderai kemuliaan ibadah yang dilakukannya. Bahkan mungkin tidak sekedar menciderai tetapi akan menghanguskannya. Oleh karena itu, seorang Muslim tidak sepatutnya menjadikan kehidupan dunia ini sebagai tujuan. Kembalilah pada ajaran Islam, jadikan dunia sebatas sarana meraih kebahagiaan hakiki.
Akhirat yang Utama
Dalam logika manusia, untuk bahagia di dunia maka harus melakukan banyak usaha untuk kesenangan pribadinya, selagi masih hidup. Logika ini sepintas benar, tetapi sesat. Mengapa? Jika memang demikian adanya, Allah tidak perlu mengutus Nabi Muhammad Shallallahu alayhi wasallam membimbing umat manusia. Artinya, logika itu salah.
Al-Qur’an telah memberikan bukti sejarah akan hal tersebut. Bagaimana orang yang berkuasa dan kaya ternyata harus mati dalam kondisi mengenaskan lagi terhina. Termasuk kehidupan kaum-kaum terdahulu, yang sangat gagah, canggih, modern, tetapi akhirnya binasa seketika.

Jelas, mereka memiliki kekuatan materi di dunia, tetapi mereka tidak bahagia. Sebaliknya, para Nabi dan Rasul, kecuali Nabi Sulaeman Alayhissalam, seluruhnya hidup biasa-biasa saja. Namun, mereka sangat bahagia. Bahkan Allah menyebut mereka semua yang mulia itu sebagai orang-orang yang beruntung. 

Demi anakku rintangan apapun akan ku lalui

   















 Di tengah sibuknya pekerjaanku tiba-tiba aku teringat sama anakku,maklum sudah 10 hari aku meninggalkanya,aku jadi kangen,makanya aku berencana menengoknya sehabis kerja,akupun melanjutkan pekerjaanku sambil berharap supaya siang segera berlalu dan berganti dengan sore,.
Akhirnya sore yang
ku nantikan dengan perasaan lamapun telah tiba.
Tapi apa yang terjadi,,,?? Ya Tuhan,,,, hujan deras di sertai angin mengguyur kota sleman saat itu,aku jadi bingung,tapi karna aku sudah terlanjur kangen sama anak,akhirnya aku nekat menerjang guyuran hujan yang di sertai angin kala itu,demi anakku rintangan apapun akan ku lalui.
Tak lupa memakai mantrol,Laju sepeda motorku menembus dinginya malam dan guyuran air hujan,melewati stadion Maguwo terus kalasan akhirnya nyampai jalan piyungan,hampir setengah jalan sudah perjalananku,akupun makin bersemangat merayap naik jalanan berliku di bukit patuk walaupun agak sedikit macet kala itu.
Dan setelah hampir 1,5 jam perjalananku akupun sampai di rumah,senangya hatiku,dan semakin bahagia lagi karna anakku belum tidur..Aku segera menggunakan momen bahagia ini untuk bercanda dengan anak dan istriku,karna saat-saat seperti ini nggak akan terjadi setiap hari,mungkin 2 minggu sekali,karna esok pagi-pagi sekali aku harus kembali meninggalkan mereka untuk pekerjaan.

Tak terasa cepat sekali malam berlalu,berganti dengan pagi yang di iringi terbitnya matahari dari arah timur,dengan perasaan berat akupun meninggalkan mereka.selamat tinggal anak istriku,semoga kalian di gunungkidul selalu di beri kesehatan oleh Tuhan,tunggu aku 2 minggu lagi untuk kita berkumpul dan bercanda  seperti ini lagi,Doakan aku agar selalu sehat dan di lancarkan rizki,,Amin..

Wednesday, February 8, 2017

Ratusan penerjun menghiasi langit Gunungkidul

      wuuuih keren ni para penerjun di Gunungkidul..!!!!


Rabu, 08 Februari 2017 - 11:26:06 | tsaniyah-faidah / Sorot Gunungkidul
Ratusan Prajurit Penerjun Hiasi Langit Pagi Gunungkidul


Para penerjun sebelum mendarat di Lanud Gading (Foto by Tsaniyah Faidah)Playen,(sorotgunungkidul.com)--Pagi tadi, langit cerah di wilayah Gunungkidul khususnya di Kecamatan Playen dihiasi dengan pemandangan indah dari aksi para prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Anggota Pasukan
Khas (Paskhas) Angkatan Udara (AU) Lanud Adi Sucipto Yogyakarta menampilkan terjun payung dari pesawat A1308 dalam latihan Terjun Penyegaran (Jungar) di Lanud Gading, Rabu (08/02/2017) pagi.
Pemandangan yang cukup jarang ditemui ini memancing perhatian masyarakat. Banyak diantara warga yang sejenak menghentikan aktifitasnya hanya untuk melihat apa yang sedang terjadi di angkasa.

Komandan Kodim 0730 Gunungkidul, Letkol Muhammad Taufik mengatakan, penerjunan ini diikuti sebanyak 128 orang penerjun dari anggota Paskhas TNI AU. Dari jumlah ini, Penerjun Taktis yang diterjunkan sebanyak 95 orang dan penerjun free fall sebanyak 33 orang. Latihan terjun payung dilaksanakan dalam rangka penyegaran kemampuan tempur prajurit di udara serta berlatih menguasai pangkalan udara musuh.

"Kegiatan ini merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh prajurit Paskhas," jelas Taufik.

Dalam jungar pagi tadi, terbagi dalam 7 run dengan dua kali shorty. Untuk shorty pertama ada dua run berupa aksi terjun taktis. Run pertama dan kedua masing-masing sebanyak 26 penerjun.

Kemudian untuk shorty kedua dibagi menjadi 4 run berupa 2 run aksi terjun taktis dan 2 run free fall. Untuk run pertama terjun taktis ada 22 penerjun dan di run kedua ada 21 penerjun. Sedangkan run ketiga dengan aksi free fall ada 16 orang dan 17 orang terjun free fall di run keempat.

"Terjun payung penyegaran ini berjalan lancar dan semua penerjun berhasil mendarat sesuai lokasi target sasaran dengan selamat," kata Taufik.

Tren penyakit di gunungkidul

         Ternyata angka kematian tertinggi di Gunungkidul justru terbanyak salah salah satunya karna Rokok..jadi pingin berhenti merokok kalau baca ini...


Rabu, 08 Februari 2017 - 12:32:47 | tsaniyah-faidah / Sorot Gunungkidul
Trend Penyakit Tidak Menular Meningkat, Sumbang Kematian Tertinggi


ilustrasi by googleWonosari,(sorotgunungkidul.com)--Kementerian Kesehatan menyatakan, beban penyakit masyarakat Indonesia dalam waktu 25 tahun mulai berubah. Jika di era 90-an angka kematian tertinggi berasal dari penyakit menular, justru sejak tahun 2015 lalu penyakit tidak menular (PTM) menjadi
penyebab kematian dan kecacatan terbesar.

Begitupun dengan tren penyakit menular di Kabupaten Gunungkidul beberapa tahun terakhir yang ikut menurun, namun untuk penyakit tidak menular justru meningkat. Munculnya penyakit tidak menular ini dipengaruhi oleh kebiasaan pola konsumsi makanan dan aktivitas fisik yang lolos dari perhatian individu.

Kasi Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Zoonosis Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Yudho mengatakan, penyakit tidak menular yang mengalami tren tertinggi di Gunungkidul yakni hipertensi dan stroke. Penyakit tersebut persentasenya sebagai penyebab kematian selain jantung koroner dan diabetes mellitus.

Berdasarkan data yang telah dihimpun, tingkat prevalensi beberapa penyakit tidak menular yang tertinggi yakni hipertensi 25,7%, stroke 16,9%, diabetes melitus 3,0%, jantung koroner 1,3% dan gagal ginjal kronis 0,3%.

"Kesadaran masyarakat Gunungkidul memeriksakan diri sebelum menderita suatu penyakit masih minim. Padahal pemeriksaan kesehatan penting dilakukan untuk mengurangi resiko terkena PTM," katanya, Rabu (08/02/2017).

Umumnya, penyakit tidak menular muncul dikarenakan konsumsi gula, garam dan lemak berlebih serta konsumsi rokok. Oleh karena itu, tidak sedikit orang berusia muda sudah mengidap PTM seperti stroke, jantung, hipertensi, diabetes dan penyakit bahaya lainnya.

"Sudah sepatutnya kita mulai sadar akan bahaya penyakit tidak menular. Jangan malas untuk cek kondisi kesehatan secara berkala. Berperilaku cerdik di kehidupan kita untuk menghindari faktor resiko penyakit tidak menular," himbau Yudho.




Gunungkidul semakin kedepan

Monday, February 6, 2017

Tak terasa sudah 7 Tahun

 Tak terasa hampir 7 tahun sudah aku kerja di kerajinan Tembaga dan Kuningan  (Edhita Artcraft), sleman Yogyakarta,,Dan hari-hariku masih seperti biasa,Bergelut dengan logam-logam..Memang sih kalau ku pikir-pikir,jenuh rasanya,,tiap bangun tidur selalu berhadapan dengan logam-logam ini,,Belum lagi,cuaca beberapa bulan ini sangat menyiksa panasnya,ditambah lagi bekerja di ruang yg tertutup,sehingga udara tidak bisa bebas berhembus,,Tetapi,mungkin ini semua sudah hidupku yang harus ku jalani,,Tetap semangat.!!! Demi anak-anak dan istri yang Alhamdulillah sampai saat ini mereka tidak banyak menuntut tentang berapa nafkah yang ia terima dariku.,ya walaupun Cuma pas-pasan buat kebutuhan sehari-hari…Itulah yang membuat aku tetap semangat menjalani ini semua.
Hari ini tidak ada yang istimewa,,masih tetap  4 orang pekeja,,dan 2 pekerja bangunan yang sedang merenovasi bangunan tempat kami bekerja,,Tidak tau kenapa yang dulunya ada 8 teman kerja sekarang tinggal 4,,Mungkin banyak factor sih yang menyebabkan mereka nggak betah,,Dari yang kurang bayaranya,nggak betah karna suasananya,,secara tempat kami di desa yang jauh dari keramaian kota..bisa saja begitu.
Kalau untukku,,sepertinya tak mungkin aku keluar dari pekerjaan ini,,yang paling utama sebenarnya bukan pekerjaanya,atau bayaranya,karena kalau cuma masalah itu mungkin sudah dari dulu aku pergi,secara banyak tawaran yang lebih tinggi gajinya,,tapi Bos,mereka semua baik padaku,,terlalu baik malah,,sebenarnya bukan cuma ke aku saja.,ke semua karyawanya baik,mereka sangat memperhatikan kami,entah itu menyangkut fasilitas kesehatan,ruang kerja,sampai fasilitas ruang tidurpun tak luput dari mereka,termasuk urusan finansial,mereka sangat loyal.
dari beberapa kasus,banyak bos yang memperlakukan karyawan layaknya bukan manusia yang punya hati,,tetapi mereka kebalikanya..kami di anggap ada dan di hargai,lebih dari yang kami harapkan,dan bagiku itu sudah lebih dari cukup,
( Herybertus yudyastawa & Menik yuliastuti ) Semoga selalu di kasih kesehatan,selalu Rukun,kemudahan Rizqi,dan yang penting,selalu dalam LindungaNYA..Amin.